Nilai Voor dan Contoh Perhitungan Taruhan Bola Handicap

Setiap kali ingin bermain taruhan bola itu terlebih dahulu para pemainnya harus memahami pasaran bola yang telah disediakan. Karena setiap tipe permainan memiliki ketentuan dan cara bermain yang berbeda. Namun secara umum, semua tipe taruhan membutuhkan informasi pasaran bola. 

Informasi ini penting sekali karena di Bandar Togel Depo Pulsa nantinya akan digunakan untuk memberi gambaran mengenai kemungkinan hasil skor yang akan didapat pada akhir pertandingan. Hal ini juga berlaku untuk handicap. Yaitu salah satu jenis taruhan bola yang cukup populer. Handicap ini biasanya disingkat dengan HDP. 

Perlu diperhatikan bahwa dalam permainan handicap semua kemungkinan bisa terjadi. Permainan handicap menggunakan voor sebagai nilai tambahan kepada lawan. Karakteristik ini menjadi acuan pemain taruhan untuk memilih tim. Fokus utama adalah menang dan untung. 

Keuntungan yang diperoleh bisa diperhitungkan oleh setiap pemain menggunakan rumus tertentu sehingga bisa menghasilkan nilai berlipat dari nominal taruhan, berikut penjelasannya!

Nilai Voor dalam Handicap

Pada kolom HDP terdapat nilai voer yang ditulis di bawahnya. Tim kesebelasan yang memberi nilai voor terhadap lawan ditandai dengan warna merah. Lawan yang mendapat voor memiliki keuntungan karena dihitung sudah memiliki gol sebelum pertandingan dimulai. Voor diberikan kepada pihak lawan yang dianggap lebih lemah. Ditentukan dari hasil pertandingan tim sebelumnya.

Jadi jangan hanya tertarik dengan nilai voornya saja. Karena semakin besar nilainya, otomatis peluang kemenangan di lapangan juga menipis. Mengingat pemain yang mendapat voor artinya adalah tim lemah. Sehingga dengan adanya voor tersebut diharapkan tim lemah bisa bersaing dengan adil saat bertanding dengan tim kuat.

Misalnya pertandingan antara tim A dan tim B. Tim A memberi voor kepada tim B sebesar 0,25 atau ¼. Artinya, sebelum pertandingan dimulai tim B sudah diunggulkan sebanyak ¼ gol. Tapi bukan berarti tim B akan lebih unggul dari tim A. Karena dianggap lemah, bisa jadi tim A lebih unggul.

Contoh Perhitungan Keuntungan 

Contoh pertandingan antara tim A dan tim B. Nilai voor yang diberikan adalah sebesar 2-2.5, di sebelah voor terdapat angka -1.030 yang artinya bet tim A mendapat kei -1.030. kemudian di bawahnya terdapat angka -1.050 menunjukkan bet tim B dikenai kei -1.050. Dalam permainan ini taruhan dipasang sebesar Rp 100.000.

Hasil pertandingan antara tim A dan B adalah 3-1. Jika pemain ingin memasang tim A senilai Rp 100.000 cukup melakukan klik pada kolom sebelah voor -1.030 lalu masukkan nominal sebesar Rp 100.000. Saldo yang diperlukan adalah Rp 100.000 x 1.030 = 103. Jika menang mendapat Rp 100.000 kalah Rp 103.000.

Perhitungan Menang ½

Dari contoh sebelumnya didapat bahwa nilai voor adalah 2-2.5. Kemudian hasil pertandingan selisih 2 gol. Maka bisa diartikan bahwa pemain yang memegang tim A kalah setengah. Jadi perhitungan keuntungan yang akan diterima (Rp 100.000 x 1.030) : 2 = Rp 51.000. Jadi meskipun kalah tetap mendapat pembayaran yang menjadi keuntungan.

Begitu juga ketika tim B kalah ½. Pemain yang memilih taruhan untuk tim B mendapat sejumlah pembayaran. Nilai kei adalah 1.050, jadi perhitungannya (Rp 100.000 x 1.050) : 2 = Rp 52.500. Pemain untung jika bermain dalam taruhan handicap. Sebab masih ada kemungkinan menang atau kalah ½ sehingga tetap dibayar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *